Kuartal Katiga 2012, Pertamina Impor MInyak dari Produsen

Selasa, 15 Mei 2012 11:05

indopetro-online.com, Jakarta - Dalam upaya memenuhi kebutuhan BBM nasional yang terus meningkat, Pertamina telah mengutamakan menyerap minyak mentah domestik untuk memenuhi kebutuhan kilang. Selain itu, untuk meningkatkan ketahanan pasokan energi nasional dan mendukung optimalisasi kinerja Petral, PT Pertamina (Persero) memprioritaskan impor BBM dan minyak mentah dari berbagai sumber, khususnya National Oil Company (NOC).

“Sistem pengadaan minyak mentah dan BBM yang dilakukan selama ini telah berjalan dengan baik dan dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG),” kata Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, Selasa (15/5).

Pertamina terus bertekad untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan pada proses pemenuhan kebutuhan BBM nasional. Perusahaan berupaya untuk bisa melakukan impor langsung dari NOC, produsen minyak, dan pemilik kilang.

 

PGN Dukung Kebijakan Penyesuaian Harga Beli Gas

indoPetro, - Jakarta -  Perusahaan Gas Negara (PGN) mendukung kebijakan penyesuaian harga beli gas bumi dari ConocoPhillips dan Pertamina EP. Hal tersebut, tentunya akan berdampak pada penyesuaian harga jual ke pelanggan di SBU Distribusi Wilayah I Jawa Bagian Barat.

Meskipun dengan peningkatan harga beli PGN mencapai lebih dari 200 persen, namun dalam rencana penyesuaian harga jual gas bumi kepada pelanggan, PGN tetap memperhatikan kepentingan, prinsip keekonomian dan daya saing konsumen.

"Dengan komitmen ini, PGN berharap mendapatkan dukungan dari regulator dan produsen untuk tetap dapat menjamin peningkatan pasokan gas bagi kalangan industri dengan harga jual gas yang kompetitif,” ujar Heri Yusup, Sekretaris Perusahaan PGN.

Heri Yusuf menambahkan, keberlangsungan dunia usaha dan multiplier effect bagi perekonomian bangsa menjadi salah satu fokus utamanya, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat.

 

Jusuf Kalla: Tidak Perlu Ada Pembatasan BBM

indoPetro-online, - Jakarta - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menegaskan, solusi masalah bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi adalah menaikkan harganya. Menurutnya, tidak ada solusi lain, termasuk tidak perlu ada pembatasan berdasarkan jenis kendaraan.

“Tidak perlu ada pembatasan, atau apalah. Solusinya adalah harga dinaikkan,” ujar mantan Wapres ini kepada indoPetro, Kamis (10/5), siang.

Jusuf Kalla (JK) kembali mengingatkan, bahwa akar masalahnya ada pada soal eksekusi, atau pada tindakan yang harus dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah, lanjutnya, harus berani mengambil resiko dalam mengambil suatu keputusan.

 


languages

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) English French German Italian Japanese Malay

Oil & Gas Price


Petro Polling

Mana yang Anda setujui, Pembatasan atau Kenaikan Harga BBM?






Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday552
mod_vvisit_counterYesterday1149
mod_vvisit_counterThis week1701
mod_vvisit_counterLast week9655
mod_vvisit_counterThis month28318
mod_vvisit_counterLast month49814
mod_vvisit_counterAll days429167

Visitors Online

Terdapat 30 Tamu online

Indocita Training

Oil, Gas and Mining Industries is an extractive business sector which has systematic and holistic character in terms of regulations, investment system, cooperation patterns and those involved human resources. Consequently, this type of business is strongly need high capital investment, high tech and high level competent of human resources.
Read more text